Bentengi Diri Dari Penyimpangan Seksual

By Kwarcab Purworejo 01 Mar 2022, 15:06:32 WIB Kegiatan
Bentengi Diri Dari Penyimpangan Seksual

Perilaku penyimpangan seksual merupakan tingkah laku seksual yang tidak dapat diterima oleh masyarakat karena tidak sesuai dengan norma-norma agama. Dari beberapa kasus yang ada seperti pernikahan dibawah umur, kasus penyimpangan sesual sesama jenis yang kena razia. Tentu ini menjadi keprihatinan bersama dan harus ada tindakan pencegahan. Maka pentingnya membentengi diri dari penyimpangan seksual.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Purworejo Drs Pram Prasetyo Achmad MM, pada kegiatan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar (LMD) golongan pengggalang, di Universitas Muhamadiyah Purworejo (UMP) yang berlokasi di Sucen Kecamatan Bayan. Turut hadir Wakabinawasa Dra Titik Mintarsih MPd, sekretaris Piyani SPd, dan sejumlah pengurus Kwracab. 

Lebih lanjut Pram Prasetyo mengatakan, supaya tidak terjerumus dalam hal negatif yang harus dilakukan yaitu membangun positif untuk anak remaja, sehingga tidak berpikir bias. Pada penddikan Pramuka ini sangat tepat yakni membangun nasionalis kebangsaan, untuk mengajak anak berorientasi masa depan, sehingga dalam menyiapkan masa akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. 

Disamping itu kata Pram, pendidikan selain dari Pramuka, dari sekolah, juga harus dari lingkungan keluarga. Membangun komunikasi antara orang tua dan anak menjadi satu kebutuhan, sebagai upaya untuk membentengi diri anak-anak dari pengaruh negatif termasuk menjauhi perbuatan penyimpangan seksual.  
Sementara itu Titik Mintarsih menekankan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada anggota Gerakan Pramuka dewasa guna meningkatkan kemampuan membina Pramuka dalam mengasuh peserta didik dan mengelola satuannya sehingga mutu kegiatan semakin meningkat dan terarah sebagai pembentukan peserta didik yang berkarakter.
 “Kursus KMD bagi penggalang ini diharapkan akan menghasilkan para pembina yang pandai dan baik. Apa yang diperoleh dari pelatihan untuk bisa diparktekkan. Terutama menjadi teladan dan contoh bagi anggota pramuka, di gugus depan masing-masing, lingkungan keluarga, dan di masyarakat,” tutur Titik Mintarsih.  

Salah satu panitia UMP Imandh Agung Saputra menjelaskan, kegiatan KMD diikuti 88 peserta terdiri 77 peserta dari UMP dan 11 peserta dari perwakilan Banyumas, Semarang, IKIP PGRI Wates, Kemenag Purworejo, dan SMPN 3 Purworejo. Sedangkan materi pelatihan meliputi peta pita, kompas, tata cara upacara, dan materi pendidikan karakter.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment